Konsultasi Keluarga Muslim

berbagi suka...duka...luka...kecewa

Wednesday, November 29, 2006

Suami masih mencintai mantannya

Assalamualaikum,Wr Wb

Saya wanita 25 th, saya sudah menikah selama 1 tahun dan saat ini sudah dikaruniai seorang putri berusia 1 bulan.
Saya bingung dengan kondisi pernikahan saya, apakah akan diteruskan atau diakhiri.

Saat usia pernikahan saya baru 4 bulan secara tidak sengaja saya membaca tulisan suami saya di laptopnya, disana dia menulis kalau dia masih mencintai mantan pacarnya dan masih terus terbayang dan teringat terus dengan mantannya itu. Dia juga menyesal sudah menikah dengan saya.

Jujur saat itu hati saya hancur, sedih,kecewa dan sakit hati. Saya merasa dibohongi dan dibodohi, kenapa dia menikahi saya kalau dia mencintai wanita lain. Sungguh ini tidak adil buat saya, saya sempat down dan tidak tahu harus berbut apa? saya pernah minta cerai tapi suami saya menolaknya, karena dia tidak ingin mengecewakan keluarga besar kami dan juga karena kami sudah dikaruniai seorang anak.

Dengan jujur dia minta maaf kepada saya, dan berjanji akan mencoba menghilangkan perasaannya kepada mantan pacarnya itu, dia meminta saya untuk bersabar dan mendoakan dia agar bisa melupakan mantannya itu.

Tapi sampai 1 tahun kami menikah dia belum juga bisa melupakannya,bahkan dia sering menceritakan kepada saya kalau dia sering memimpikan dan masih terus terbayang-bayang mantan pacarnya, karena mereka sudah 5 tahun berpacaran dan sudah sangat dekat, sedangkan saya dan suami baru pacaran 2 bulan dan langsung menikah.
Sungguh rasanya saya sudah tidak sanggup bertahan lebih lama, saya sampaikan pada suami saya, dia malah menyarankan saya untuk mencari pria lain karena dia kasihan dan tidak tega melihat saya menderita, sedang dia pun belum tahu sampai kapan bisa lepas dari bayang-bayang mantan pacarnya itu.

Yang mau saya tanyakan sikap apa yang harus saya ambil? Rasanya berat kalau saya harus hidup dengan laki-laki yang mencintai wanita lain, tapi disatu sisi saya tidak tega melihat anak saya yang masih kecil harus menanggung beban perceraian orang tuanya..

Saya mohon saran?

sitoresmi prabaningrum (sita0502@......)

JAWABAN PENGASUH

Ibu yang baik, semoga Allah memberi banyak cinta untuk anak dan suami,

Apa yang ibu sampaikan sangat dilematis, kami sangat mafhum jika ibu meminta cerai tapi bukankah perceraian itu dibenci Allah??, yakinlah setiap masalah yang Allah berikan pasti ada solusi yang terbaik, ini adalah cobaan yang Allah berikan untuk ibu dan suami, cobalah beberapa tip berikut :

  1. Menyamakan visi dan misi dalam membentuk keluarga dengan ibu mau seperti apa?
    saling membuka diri.
  2. Buatlah kesepakatan apa yang suka dan yang tidak suka masing-masing pihak. Saling bercerita tentang kebiasaan, keluarga dan kebutuhan2 lain
    buat program dan kesepakatan bersama : isteri memberikan pelayanan terbaik, dan suami sepakat untuk melupakan.
  3. Syukurilah suami ibu masih memiliki keinginan baik untuk mau melupakan.
  4. Yakinilah bahwa sikap suami ibu ini adalah cobaan bagi ibu agar tetap menjadi isteri yang sholelah
  5. Pastikan bahwa kecintaan ibu pada suami adalah semata-mata karena ibu cinta terhadap Allah SWT dan ingin menjadi isteri yang berprestasi sebagai hamba Allah. Jika kita menggantungkan semuanya pada Allah maka Ibu tidak akan kecewa.
  6. Semuanya harus dikembalikan pada Allah bahwa apa2 yang kita terima dari Allah adalah yang terbaik seperti yang Allah katakan dalam QS 2 : 216

    Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS.2 : 216)
  7. bersama2 mengikuti majelis ta’lim dengan mendatangi ustadz atau ustadz ke rumah.














25 Comments:

  • At 12:34 AM, Anonymous rie said…

    sabar ya bu.. saya juga demikian, bahkan sampai 7 tahun pernikahan suami saya masih berkirim email ( dia gak tau ) dengan mantannya dengan kata2 mesra. tapi semuanya saya serahkan kepada Allah SWT..

     
  • At 9:43 PM, Anonymous Anonymous said…

    sabar ya bu,saya juga mengalaminya sampai saat ini... tp ibu lebih beruntung karena suami ibu baik, dan sadar akan kesalahannya... sedang saya.. suami sy masih egois dan kanak"n.. dy juga belum bisa menafkahi saya,bhkan tiap malam... kami jarang tdur berdua karena dy sibuk dg internet.. entah pa yg dia lakukan tp ku tak ingin tau karena aku cukup sakit. tp dy tak mau tau...

     
  • At 12:51 AM, Anonymous Anonymous said…

    Saya juga mengalami hal yang sama, saya menikahi seorang duda, suami saya sering menceritakan tentang mantan istrinya pada saat ia bercerita tentang mantan istrinya bola matanya berbinar dan bahkan ia masih senang menggunakan pakaian dalam dari mantannya yg padahal sudah jelek dan rusak, bahkan ia marah jika saya ingin membelikannya yg baru, sungguh perasaan saya. Yang lebih menyakitkan lg suami masih sering membantu mantannya tanpa berbicara terlebih dahulu kepada saya, semoga Allah memberikan saya kekuatan dan memberikan yg terbaik. Amiiin

     
  • At 2:12 PM, Anonymous didik siswandoro said…

    berat sekali untuk tetap melanjutkan HUB.
    remuk rasanya hati,sesak sekali dada..... Cinta dan kasih sayang yang begitu tulus kita berikan pada suami dan keluarganya tp ternyata dibalas seperti itu buk.
    kalo mmg suami tidak mencintai saya knp dia harus menikahi saya,selama setahun pernikahan kami ternyata selama ini saya hidup bersama suami yang tidak pernah sayangi saya,pantasan selama pernikahan kami sikap suami begitu cuek pada saya,dingin....saat beliau jauh,tidak ada kerinduan pada saya,sering sy protes knp sikapnya begitu dingin tp beliau seperti tidak ada apapun yang disembunyikan,hingga saya putuskan untuk sabar menerima sikap suami saya yang mungkin saja memang sangat cuek,meski berat dan letih karna saya butuh perhatiannya.
    Sampai akhirnya semua terbongkar,suami begitu menyayangi akun Facebooknya,berkali-kali kami bertengkar karna FB dan saya sudah meminta untuk tidak memakai FB,hati saya sempat tenang beberapa bulan saat suami berhenti bermain FB tp dibulan ramadhan suami saya kepergok masih bermain FB dibelakang saya ternyata selama ini dan masih Berusaha mencari tau tentang mantan pacarnya.... Saya tidak suka,karna diFB beliau selalu menuangkan betul isi hatinya tentang masalah yg terjadi pada kami,seperti selalu mencari perhatian dari oranglain dan saya kurang suka.beliau justru menuduh gara2 ulah saya diFB semua teman dan sahabatnya dulu menjauhi saya padahal saya hanya melakukan hak saya sebagai istri,saya tidak mau kalo suami saya terlalu berlebihan mencari perhatian didunia maya dengan status2nya itu.hanya itu saja.
    Tapi ternyata beliau lebih menyayangi akun FBnya dibanding istrinya....
    Setelah kepergok masih mencari tau tentang mantan pacarnya dan berkomunikasi melalu FB dia justru marah besar,selain diFB mmg pernah disms beliau bahkan mengucapkan selamat ulangtahun pada mantannya tp sms itu tidak pernah saya liat karna suami saya selalu menghapus semua pesan dalam hapenya,padahal pada istrinya sendiri saja dia tidak pernah memberi ucapan pada saya.banyak yang beliau sembunyikan dari saya.sampai akhirnya firasat saya menuntun saya mengetahui kebohongan suami tapi beliau justru marah besar dan mengatakan memang masih belum bisa melupakan kenangannya bersma mantannya dulu dan SAMPAI USIA PERNIKAN KAMI STEHAUN TERNYTA BELIAU''BELUM
    BISA MENERIMA WANITA LAIN IHATINYA'' lalu knpa
    Beliau nikahi saya dan menyiksa saya dengan harapan palsu,menyiksa saya dengan sikap dingin cueknya pada saya.
    beliau bahkan MEMINTA CERAI PADA SAYA.saya lelah dan ingin mundur saja rasanya tapi hati saya sangat sakit,saya sangat menyayangi beliau dan tidak bisa rasanya hidup tanpa beliau,sesak hati saya.apalagi saya sekarang sudah tidak punya siapa2 lagi,bagemana nanti kehidupan saya setelah bercerai apalagi usia pernikahan kami masih sangat baru apa nanti kata orang.

     
  • At 4:38 AM, Blogger ruri novitri said…

    This comment has been removed by the author.

     
  • At 7:31 PM, Anonymous Anonymous said…

    Assalamualaikum...
    Ibu-ibu yang disayang Allah, sabar ya... Allah tahu kok, Allah Maha Melihat, Allah Maha Baik dan Menyayangi hambanya.

    Saya juga mengalami hal yang sama dengan suami yang tidak mencintai saya sepanjang pernikahan kami selama 10 tahun. Pahit getir saya rasakan selama bertahun tahun dengan 4 orang anak dan dengan perasaan yang amat sangat menyakitkan dan kekerasan dalam rumah tangga. Alhamdulillah saya punya orangtua yang sabar dan mengajarkan sabar pada saya.

    Jika hal itu terjadi pada saya, saya ingat kata-kata: "JIKA SEORANG ISTRI SABAR TERHADAP SUAMI, MAKA DIA MEMPEROLEH PAHALA SEBAGAIMANA PAHALA ASIAH ISTRI FIR'AUN" - Aisiah masuk dalam urutan 5 besar wanita yang pertama masuk surga.

    Saya berkali-kali minta cerai, tapi bu.. Suami bisa menilai mana wanita baik-baik dan mana wanita tidak baik. Inilah jawaban suami: "Mana mungkin saya menceraikan wanita yang baik dan menikahi dengan wanita yang belum tentu bisa memberikan kebahagiaan dalam rumah tangga & belum tentu bisa mendidik anak seperti kamu" InsyaAllah dalam hati suami juga berkata: "dia bukan wanita baik. Wanita baik tidak akan berhubungan dg suami orang".

    Saya sekarang beranggapan Allah memberikan hal ini pada saya karena Allah sayang sama kita. saya jadi sadar bahwa cinta yg sebenarnya hanyalah ditujukan pada Allah. Allah-lah yang benar-benar mencintai kita sepenuh hati. biar suami tidak mencintai kita tapi Allah sudah pasti mencintai kita. berarti kita harus bangga sudah dipilih Allah untuk ditunjukkan kalau Allah-lah satu-satunya yang mencintai hamba-hambanya.

    Cobalah kita niatkan hanya pada Allah:
    1. Jika ibu berdandan niatkan: mendapat pahala dari Allah - Allah memerintahkan kita berdandan untuk suami. karena jika kita ingin suami memperhatikan kita nanti kita akan kecewa karena kita tahu sendiri suami kita bagaimana.
    2. Jika ibu melayani suami (apapun): niatkan mengikuti perintah Allah dan Rosulnya, karena pahala kita insyaAllah akan dilipat gandakan.
    3. Tersenyumlah pada suami meskipun kita sakit hati: Tersenyum itu sodaqoh apalagi untuk suami. ingat: SENYUM BISA MENCERAHKAN SUASANA.
    4.Tingkatkan kadar ibadah dan mengigat Allah. Dalam hal ini jika saya merasa sakit hati saya membaca Al-qur'an. atau ibu bisa belajar menghapal Al-qur'an, inysaAllah bisa lupa dg masalah yang kita hadapi.

    "Fainna ma'al 'usri yusro, inna ma'al 'usri yusroo"
    Sesungguhnya dalam kesusahan ada kemudahan (diluang 2 x).
    InsayaAllah jika ibu-ibu bersabar selain mendapat pahala dari Allah, kita yang akan menikmati kebahagiaan. Sementara yang menyakiti kita belum tentu dia bisa bahagia, masalah akan dia dapati dan akan lebih menyakitkan. saya pernah mendengar: "ADALAH DOSA BESAR BAGI PENGGANGGU/PERUSAK RUMAH TANGGA ORANG".

    Mudah-mudahan bisa bermanfaat. Aamiin

     
  • At 8:54 PM, Anonymous Anonymous said…

    Ternyata saya gak sendiri, 2,5tahun menikah suami blm memberikan saya nafkah bathin. Ya allah, sedih sekali rasanya. Sikapnya pun dingin. Kalau saya agresif dia marah, kalau saya cuek dia lebih cuek lagi. Tapi saya yakin dia sedang berusaha untuk move on. Saya yakin dia akan berubah, saya akan bisa lebih sabar lagi.

     
  • At 7:58 PM, Blogger zalq said…

    Pasrah..pasrah dan pasrah..

     
  • At 7:59 PM, Blogger zalq said…

    Pasrah..pasrah dan pasrah..

     
  • At 10:06 PM, Blogger Khusnul Khotimah said…

    Saya seperti terbentur2 dlm pernikahan ini.Sudah tinggal di keluarga suami yg memperlihatkan kebencian mrk kepada saya.Ditambah sikap suami yg blm bisa melupakan mantan.Kekagumannya msh scr terus terang dia ungkapkan sblm kami menikah.Ketika saya menggunakan jilbab yg menyerupai sang mantan tiba-tiba dia teringat Dan berkata "dl dia terlihat cantik dg jilbab seperti yg kmu pakai".Sudah dua Kali ini saya tahu bahwa suami saya msh mengamati sang mantan lewat twitter & fb.Saya ingat betul, walaupun jelas dia yg meninggalkan suami saya sewaktu dl pacaran Dan saya menyebutnya penghianat suami saya msh membela & marah Ketika saya menyebutnya seperti itu.Capek,lelah bahkan utk melangkah bgtu berat.Inilah cobaanku utk menjawab apakah aku benar2 menikah dg suamiku karena Allah....

     
  • At 7:42 PM, Anonymous Anonymous said…

    Aku jg mengalami permasalhan RT, suamiku mash sja blm.move on dr masa lalunya. Dan dia begitu dingin tehadapku, saat ditanya masalahx apa dia hanya diam dan ingin menyelasaikn mslh yg kuhadapi. Aku sedih dan rasanya ingin berpisah krn tdk lagi bisa mencintaiku padahal pernikahan kami bru memasuki bln ke 5... aku ingin cerai tp dia hanya mendiamkan keinginanku tp dr hati yg palling dlm aku jg gak mau cerai krn aku sdh mencintainya. Tp aku tersiksa krn dia tdk bisa membals cintaku, suamiku jg sngt jrang memberiku nafkah baik lahir maupun bathin, trkdang aku kuat namun tekdg pula sedih skli melihat pernikahanku ini yg jauh dr kebahagiaan...aku jg ksihan melihat suamiku yg jdi gak tenang drumah, dia sllu menghabiskan wktu dluar rumah pulang paling cept jam 12 malam...aku hanya bisa pasrah serta berdoa moga bisa dberikan kekuatan dan suami bisa menerima aku sbg istrinya

     
  • At 7:46 PM, Anonymous mira said…

    Sya juga sprti itu, moga kita bisa kuat menghadapi suami kita yg seperti itu

     
  • At 1:11 AM, Anonymous Anonymous said…

    Saya juga merasakan itu mba, saya yg menikah karna paksa'an org tua karna kesalahan kami. Kami menikah dg kondisi dia msh mencintai mantannya, dan juga tdk suka dg saya. Hingga saat ini walau umur pernikahan kami msh 3bulan, tp rasanya sdh lamaaaa sekali
    apalagi saat saya tau saat ini dia jujur trhadap mantannya kalau dia masih sngat mencintai mantannya. Sakit saya melihat isi chat mereka, dia bahkan bilang kalau bisa bercerai pasti dia mau bercerai. Apalagi dia bilang suati saat dia pasti kembali pada mantannya
    YaAllah, saya harus berbuat apa. Apa kh harus mundur atau terus bertahan, saya sgt mencintai suami saya, pernah saya berpikir untuk mundur tp saya berpikir bagaimana selanjutny, bagaimana dg keluarga saya, keluarga suami saya. Saya tdk bisa kalau harus berpisah dg suami saya
    mohon doa dr semua nya
    kebetulan saya sdg sangat kalut, akhirnya saya ketemu dg link ini yg masalahnya kurang lbh dg saya

     
  • At 11:00 PM, Anonymous Anonymous said…

    Assalamualaikum
    Semoga allah selalu memberikan kemudahan dan kesabaran
    Sy juga mengalami hal yg sama.. Suami sy masih mencintai mantan pacarnya,dan sy baru mengetahui hal itu kemaren, di usia pernikahan kami yg baru 3 minggu..

     
  • At 2:04 PM, Blogger Unknown said…

    rasanya dunia ini tdk adil..knp sya diberi jodoh yg tdk sma2 tlus slin' mencintai ....knp suami masi menjlin hub dg mantan lwat fa dg alasan cma teman...slama ini dia masi mencr2 kbr tntang mantannya pdhal mrka sudah berumah tangga masing2..

     
  • At 9:26 PM, Blogger izzah said…

    Assalamualaikum...
    Sungguh saya bersyukur menemukan akun ini. Selama ini saya merasa kalau hanya saya sendiri yang memiliki suami yang masih sayang mantan.
    Sakit rasanya hati ketika setiap hari ada aja cerita yang keluar tentang mantanx. Bahkan pernah satu malam saya melihat sendiri suami saya menangis karena masih ingat mantannya. Akhirnya saya peluk dia dan saya tenangkan. Meskipun hal itu sangat tidak mudah untuk dilakukan. Pernikahan kami baru 2 bulan dan sering rasanya saya ingin menyerah. Ingin berlari kembali ke rumah orang tua saya. Tapi hal itu tdak mungkin saya lakukan.
    Semoga kita senantiasa diberi kesabaran dan keikhlasan..
    Amiiin.....

     
  • At 1:37 AM, Blogger Anafi said…

    Sy jg mengalami,suami sy sering chat lwt Fb dan tlp...memang sepandai-pandainya menyimpan bangkai akhirnya ketauan jg..sy baca chatnya..bknnya si perempuan minta maaf sdh mengganggu RT sy..eh malah menjelek2kan sy.si wknya berdalih dia cuma silaturrahmi kenapa harus marah?kl memang niatnya cuma silaturrahmi,kenapa dia harus menjelek2kan sy..dan dia blg sy diranjang dingin.itipun dia blg dari suami sy ..suami sy yg curhat sama cwknya itu..sy jd sakit hati..kenapa hal semacam itu dia sampai bicara spt itu?sy balas..kl sy dingin diranjang..apa urusanMu..dan ak sdh punyak anak..tdk spt kmu yg mandul..suami sy jg sy ultimatum pilih sy atau dia..sampai2 sy sdh tdk tahan,akhirnya sy ceritakan ke ibu mertua sy..dan jg sy jg ceritakan ke suami cwk itu...tdnya suami mantan pcr suami sy tdk tertima..tp stlh sy ceritakan semuanya..dia minta maaf...dan sy blg ke suami cwk itu agar jgn sekali2 lg menghubungi suami sy..kl msh nekad sy akan bw masalahnya jalur hkm...biar kapok..

     
  • At 5:02 PM, Blogger Wonder Women said…

    Assalamualaikum wr wb, salam kenal buat bunda bunda semua, yang memiliki kasus serupa dengan saya, mungkin semua ini cobaan hidup untuk kita, saya pun merasakan hal yang serupa, dulu kita mendambakan memiliki seorang pendamping yang baik, yg mencintai kita, yg selalu me,anjakan kita, yg dapat menjadi teman hidup kita, tapi pada kenyataanny allah memberikan ujian kesabaran buat kita melalui cara-Nya, sahabat usia sy sekarang 25 th sudah 6 tahun menikah, dulu pernikahan kami pun terbilang mendadak, ibu dari suami saya yg melamar saya cept, tanpa persetujuan kami, tanpa ada rencan yg matang, tanpa saya tau apakah clon suami saya mencintai saya? DI awal pernikahan 1 tahun pernikahan tidak ada romansa kebahagiaan, amarah yg selalu meluap dan ego yg tnggi dr suami, hingga saya berfikir suamiku tida mencintaiku, saya selalu di hinanya, perkatannya kasar, menyakitkan hati, sampe kurus badan saya waktu itu, sabarr dan terus sabarr ingat keluarga besar, minta kekuatan sama allah., diusia pernikahan ke 2 th, sya mulai berfikir untuk tidak memperdulikan perasaan saya, saya cuek setiap kali dia marah, saya tersenyum setiap kali di hina, saya berusaha untuk tidak membebani pikiran saya, saya hanya berharap ridha allah untuj sya meski lelah kita, pengorbanan kita tida dia hargai, saya tau suami saya tidak cinta saya meski dia tidak bilang, karena saya paham orang yang mencintai kita tidak akan menyakiti hati kita, usia pernikahan 5 tahun mau ke 6 tahun, saat banyakny perubahan pada saya, dan perasaan cinta kepada suami yg sudah padam keikhlasan untuk di tinggal kapan pun sudah siap meski saya terus berdoa agar dia mencintai saya,karena kesabaran kita allah kasih cinta itu hadir di hati suami saya, setelah 6 tahun rumah tangga dia baru menyatakan perasaannya, dia bilang dulu tidak pernah cinta saya, makanya suka marah marah, benci banget liat saya, tapi sekarang dia selalu mendekap saya, membantu saya di rumah, dan selalu bercanda dengan saya, sahabat sabar lah, cobalah untuk ikhkas dengan jalan hidup kita, allah pasti akan mendatngkan berjuta kebahagiaan untuk kita, semoga pengalaman saya bisa jadi motifasi

     
  • At 4:35 PM, Blogger Amir Mahmud said…

    Sama seperti saya. Bahkan suami saya suka membanding2kan saya dengan mantan istrinya. Suami saya pun sering mengancam saya jika terjadi sesuatu terhadap anak dan mantan istrinya. Saya yang harus menanggungnya. Apa salah saya sampai suami saya begitu. Kadang saya ngerasa suami saya menyesal menikah dan mencintai saya. Kenapa dia sampai menikahi saya jika pada kenyataannya seperti ini

     
  • At 1:31 AM, Anonymous Anonymous said…

    Sabar ... Saya 23 tahun. Dan mempunyai hubungan dengan seorang duda. Saya merasa kasihan kepada anaknya karena harus berpisah dr org tua. Kebetulan anaknya tinggal bersama mamanya.Saya tidak pernah keberatan jika suatu saat nanti anaknya akan tinggal bersama kami karena saya juga suka anak kecil. Saya akan merawatnya seperti anak sendiri. Dan sepertinya mantan istrinya masih mencintai pacar saya. Pacar saya selalu mengatakan bahwa apapun yang terjadi dia tidak akan pernah kembali kepada mantannya. Dia bilang sudah terlanjur sakit hati dan tidak ada rasa sayang lagi. Tapi saat saya bercerita kalau di salah satu medsos saya pernah melihat mantan istrinya berfoto dengan laki-laki lain, dia langsung bertanya mantannya berfoto dengan siapa? Saya merasa dia cemburu karena langsung mengechecknya. Saya merasa bingung dengan perasaan saya. saya pernah mendengar kabar burung mantannya pernah mengatakan bahwa pacar saya mau menikah lagi agar supaya bisa kembali padanya. Karena mereka sudah talak 3. Saya merasa bingung. Saya cemburu. Tapi saya berusaha sabar dan ikhlas. Apapun yang akan terjadi saya pasrahkan sama Allah. Allah Maha Tahu segalanya.

     
  • At 8:27 AM, Blogger Jessica Julian said…

    Pikirkan kembali saat ibu dan suami memutuskan untuk menikah dgn waktu yang singkat tanpa mencari tau apakah si suami benar2 sudah melupakan mantannya atau tidak? Mungkin juga keputusan menikahnya ibu krn umur yg sudah ditekan lingkungan untuk menikah atau bagaimana? Kadang kita hanya mengeluhkan masa skrng ttp kita tidak mengingat proses dimana kita mengambil satu keputusan penting yg akan menghidupkan korban baru karna keinginan kita pada saat itu...ingat bahwa kejadian hari ini adalah bagian dr cerita masa lalunya kita. Klo saya lebih baik tidak menikah drpd.harus menikah dgn pria yang menjadikan kita pelarian setelah tau kekurangan kita dan menilai mantannya lebih baik drpd istri yg telah dipilihnya..dan apa yg dirasakan sekarang itu adalah keinginan masa lalu yg mungkin menggebu-gebu dan lupa bertanya pada TuhanMu.

     
  • At 6:59 AM, Blogger young wendellien said…

    Asalamualaukum wr.wb..
    Slmt mlm bun, maaf sebelum Ny sy ingin bertany kpd siapa saja yg mengerti blh menjawab keresahan sy ini..
    "Sy seoarang ibu dgn 1 anak bun, sy menikah dgn duda anak 1 (bercerai).
    Pertanyaan sy: apakah boleh seoarang mantan istri dan mantan suami jln bersama dgn anak dlm kondisi mantan suami sdh menikah lg (dgn sy)?
    Sedangkan mantan istri msh sgt mencintai dan sllu ingin kembali?
    Wlupun niat mantan suami hny demi menyenangkan hati anak?
    Apa kah sy salah bun jika melarang suami sy jln bareng mantan istri dan anak Ny?
    Terkecuali ada orang lain ditengah2 mereka bisa saudara, tmn atau siapa saja asal tdk bertiga?
    Apakah ini diperbolehkan dlm hukum agama?
    Apakah ini tdk akn menimbulkan fitnah?
    Mohon bantuan nya bunda ;)
    Wasalam

     
  • At 8:04 AM, Blogger Laura..... said…

    Saya kira hanya saya yg mempunyai kisah seperti di sinetron..... Awalnya saya berkenalan dengan laki laki yg saya pikir sangat baik... Nyata nya dia suami orang... Saya mundur karena saya tdk mau merusak hub orang... Tetapi pria itu berdahli bahwa hub ny dengan istri berantakan di ambang pintu perceraian... Terbukti setahun berikut ny mereka bercerai dan kami menjalin hub pria itu menikahi saya di awal taun 2008 kami mempunyai anak 1 dan suami saya pun juga mempunyai seorang Putra dr mantan istrinya.... Tp apa setahun kami menikah dia selalu bertindak kasar bahkan dlm keadaan hamil pun dia memukulin saya entar dosa apa saya saya sering di maki maki pelacur..... Orang miskin perempuan tdk berguna tp dia selalu memuji mantan istrinya dengan bahasa yg baik... Suami juga tdk pernah menghargai saya mencari nafkah selalu saja di hina penghasilan yg kecil memang dia adalah pengusaha sukses penghasilan ny pun lbh besar dr saya... Sampai saat ini saya mengandung anak ke 2 dia juga slalu membandingkan saya dengan wanita lain... Apalagi mantan nya... Bahkan membandingkan anak anak saya dengan anak ny dr mantan istrinya... Saya hanya berdoa kepada allah yg terbaik... Karena saya meminta suami saya dengan tulus walaupun sering sekali dia melontarkan hinaan yg luar biasa..

     
  • At 7:08 AM, Blogger Sele Peter said…

    Saya telah mencari untuk mantra cinta untuk membawa kembali suami saya setelah telah berpisah untuk 3thn, saya telah mencoba 3 kastor berbeda mantra yang dibayar mereka pada uang dan bebas dari mereka mampu untuk mendapatkan suami saya kembali dan ini membuat saya melihat frustrasi sampai seorang teman saya mengarahkan saya ke Mutaba mantra kastor yang melakukan apa yang saya sebut mantra cinta saya dengan dia dan setelah 48hours panggilan suami saya saya dan berkata Dia ingin kita untuk bersama-sama dan sekarang kita kembali lagi dengan saya 12 tahun putri dan ada yang lebih romantis di hubungan kami, silahkan jika salah satu perlu mantra cinta sejati atau penipuan sebelum kemudian Dr.Mutaba mantra adalah solusi untuk masalah hubungan Anda Anda dapat menghubunginya di: greatmutaba@yahoo.com .

     
  • At 11:52 AM, Anonymous Liyta said…

    Sangat baik & Penyayang ketika saya & Suami saya baru berkenalan & menjalin hubungan menjadi sepasang Kekasih.
    Wkt berlalu dan akhirnya saya menikah dgn Suami saya dan saat ini sudah 2tahun, dia seorang duda & mempunyai seorang anak laki-laki..
    Saya merasa sakit hati kalau suami saya selalu membandingkan mantan istrinya dengan saya di depan teman2nya dari hal yg terkecil sampai yg terbesar sekalipun.. Dia selalu bilang mantan istrinya lebih cantik dari pada saya & bisa memberikan dia anak tp kenapa kamu (saya) tidak ! Begitu lah ucapan yg keluar dari mulut suami saya, HANCUR Hati saya ketika suami yg slama ini saya Cintai berkata seperti itu.. Tanpa sengaja saya juga membaca sms suami saya dengan mantan istrinya dgn sebutan (SAYANG) ya Allah...apa salah saya terhadap suami saya ?? Kenapa dia tega menghianati ketulusan hati saya ya Allah !! Padahal saya tidak pernah menghianati dia, saya juga tidak pernah membandingkan suami saya dengan siapapun..
    Jika marah suami saya juga ringan tangan, dia tidak segan2 memukul,menjambak,menendang saya didepan umum hanya karna masalah sepele / kalau dia pulang kerja saya tidak ada dirumah.. Saya hanya bisa diam,menangis & berdoa semoga suami saya dapat kembali Baik & Penyayang terhadap saya seperti dahulu ketika kami masih menjadi Pasangan Kekasih.. Amin

     

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home